Model Transformative Learning Berbasis Amsal 9:10 bagi Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.34081/hoch.v1i2.860Kata Kunci:
Amsal 9:10; kontekstual Indonesia; Pendidikan Agama Kristen; takut akan Tuhan; Transformational learning., Christian Religious Education, Transformative LearningAbstrak
Pendidikan Agama Kristen di Indonesia cenderung normatif-dogmatis dan kurang transformatif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model Transformational learning berbasis Amsal 9:10 bagi pembelajaran PAK. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan kualitatif dengan pendekatan hermeneutik dan analisis tematik. Hasil penelitian disajikan dalam tiga sub bab. Sub bab pertama menganalisis teologis Amsal 9:10 tentang konsep takut akan Tuhan (יִרְאָה) sebagai fondasi hikmat sejati. Sub bab kedua mengintegrasikan teori Transformational learning dengan hikmat Alkitab melalui refleksi kritis dan rekonstruksi perspektif. Sub bab ketiga merumuskan model penerapan PAK kontekstual di Indonesia melalui langkah-langkah praktis berbasis kearifan lokal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model Transformational learning berbasis Amsal 9:10 menawarkan alternatif paradigmatik yang relevan secara alkitabiah dan aplikatif secara pedagogis. Rekomendasi bagi peneliti selanjutnya adalah melakukan uji empiris model melalui penelitian tindakan kelas atau studi eksperimental di berbagai jenjang pendidikan di Indonesia.
Referensi
Alam, Ashraf. “Mapping a Sustainable Future through Conceptualization of Transformative Learning Framework, Education for Sustainable Development, Critical Reflection, and Responsible Citizenship: An Exploration of Pedagogies for Twenty-First Century Learning.” Electrochemical Society Transactions 107, no. 1 (2022): 9827–40.
Boiliu, Fredik Melkias. “Peran Pendidikan Agama Kristen Di Era Digital Sebagai Upaya Mengatasi Penggunaan Gadget Yang Berlebihan Pada Anak Dalam Keluarga Di Era Disrupsi 4.0.” REAL DIDACHE: Journal of Christian Education 1, no. 1 (2020): 25–38.
Brown, Francis, Samuel Rolles Driver, and Charles Augustus Briggs. Enhanced Brown-Driver-Briggs Hebrew and English Lexicon. Oak Harbor: Logos Research Systems, 2000.
Calleja, Colin. “Jack Mezirow’s Conceptualisation of Adult Transformative Learning: A Review.” Journal of Adult and Continuing Education 20, no. 1 (2014): 117–36.
Cook, Johann. “Les Proverbes-La Bible D’Alexandrie.” Journal of Northwest Semitic Languages 28, no. 1 (2002): 103–15.
Dell, Katharine. “Reviewing Recent Research on the Wisdom Literature.” The Expository Times 119, no. 6 (2008): 261–69.
Gesenius, Wilhelm, and Samuel Prideaux Tregelles. Gesenius’ Hebrew and Chaldee Lexicon to the Old Testament Scriptures. Bellingham: Logos Research Systems, 2003.
Holladay, William L. A Concise Hebrew and Aramic Lexicon of the Old Testament: Based Upon the Lexical Work of Ludwig Koehler and Walter Baumgartner. Grand Rapids, Michigan: William B. Eerdmans Publishing Company, 1988.
Hutagalung, Melvana Evriani, and Ordekoria Saragih. “Kurikulum Pendidikan Agama Kristen Dalam Membangun Nilai-Nilai Moral: Sebuah Kajian Pustaka.” Sabar: Jurnal Pendidikan Agama Kristen Dan Katolik 2, no. 1 (2025): 84–95.
Katuuk, Antoinette L. Grace, Sonny D. J. Mailangkay, Wolter Weol, and Jhoni Lagun Siang. “What the Bible Says about Education: A Critical Review of Biblical Education and Its Relevance in the Era of Globalization.” International Journal of Education, Information Technology, and Others 7, no. 3 (2024): 108–18.
Kazen, Thomas. “Standing Helpless at the Roar and Surging of the Sea: Reading Biblical Texts in the Shadow of the Wave.” Studia Theologica 60, no. 1 (2006): 21–41.
Kitchenham, Andrew. “The Evolution of John Mezirow’s Transformative Learning Theory.” Journal of Transformative Education 6, no. 2 (2008): 104–23.
Koehler-Baumgartner. The Hebrew and Aramaic Lexicon of the Old Testament. Boston: Brill, 2001.
Kramer, Johanna. “Rival Wisdoms: Reading Proverbs in the Canterbury Tales.” The Journal of English and Germanic Philology 125, no. 1 (2026): 120–24.
Kristiawan, Ragil. Dari Teks Kuno Ke Hidup: Mengenal, Mempraktekkan, Dan Menerapkan Eksegesis Narasi Perjanjian Lama Di Jaman Now. Solok: Penerbit Mafy, 2026.
———. “Hikmat Sebagai Berkat Dan Fondasi Pemerintahan Salomo: Sebuah Kajian Teologis-Historis.” SERVITA DEI: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen 1, no. 2 (2026): 122–40.
———. “Kemalasan Dalam Perspektif Kitab Amsal.” Jurnal Ilmiah Tafsir Alkitab 1, no. 1 (2024): 22–32. https://doi.org/10.69668/juita.v1i1.5.
———. “Pembekalan Penulisan Jurnal Bertajuk ‘Mengubah Khotbah Menjadi Jurnal PkM’ Pada Program Pascasarjana STT Kristus Alfa Omega.” Tikkun-Olam: Jurnal Penelitian & PKM 2, no. 2 (2025): 171–84.
Lumiling, Ragil Kristiawan; Aprilia Vrischilla. “Hikmat Dalam Mengatur Perkataan: Studi Tematis Penggunaan Kata ‘Lidah’ Dalam Kitab Amsal.” Hymnos: Jurnal Teologi Dan Keagamaan Kristen 1, no. 1 (2024): 15–28.
Moseley, G. Lorimer, Hayley B. Leake, Anneke J. Beetsma, James A. Watson, David S. Butler, Annika van der Mee, Jennifer N. Stinson, Daniel Harvie, Tonya M. Palermo, and Mira Meeus. “Teaching Patients about Pain: The Emergence of Pain Science Education, Its Learning Frameworks and Delivery Strategies.” The Journal of Pain 25, no. 5 (2024): 104425.
Ogden Bellis, Alice. “Proverbs in Recent Research.” Currents in Biblical Research 20, no. 2 (2022): 133–64.
Prasetiyowati, Tri, Bakhrudin All Habsy, and Ari Khusumadewi. “Peran Nilai Ketulusan, Komitmen, Dan Kesungguhan Hati Dalam Membangun Sikap Multikultural Peserta Didik: Sebuah Tinjauan Literatur.” HELPER: Jurnal Bimbingan Dan Konseling 42, no. 2 (2025): 94–105.
Prianto, Robi, Kezia Lawira, and Julberkat Patodo. “Pengetahuan, Teknologi, Dan Kehidupan Manusia Dalam Perspektif Teologis.” Te Deum (Jurnal Teologi Dan Pengembangan Pelayanan) 13, no. 2 (2024): 209–26.
Rodríguez Aboytes, Jorge Gustavo, and Matthias Barth. “Transformative Learning in the Field of Sustainability: A Systematic Literature Review (1999-2019).” International Journal of Sustainability in Higher Education 21, no. 5 (2020): 993–1013.
Saputra, Yudha Nata. “Mini Review: The Competencies of Christian Religious Teacher.” PASCA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Agama Kristen 18, no. 1 (2022): 94–104.
Tampubolon, R. Prianto H. Yuswanto Y. H. “‘Takut Akan Tuhan’ Sebagai Dasar Pertumbuhan Spiritualitas Remaja Kristen.” TE DEUM (Jurnal Teologi Dan Pengembangan Pelayanan) 12, no. 1 (2022): 49–66.
Ytterstad, Stig, and Johan Olaisen. “Learning Transformational Leadership.” Palgrave Macmillan 10 (2023): 973–78.
Yusup, Febrianawati, Istiqamah Istiqamah, and Khairunnisa Khairunnisa. “Learning Methods on Environmental Education to Improve Pre-Service Teachers Environmental Literacy.” Journal Of Biology Education Research (JBER) 2, no. 2 (2021): 50–55.
Zabán, Bálint Károly. “A Survey of Present Research of Proverbs 1–9.” Református Szemle 101, no. 6 (2008): 605–33.
Клозе, Ронні. “Fear and Faith: A Brief Overview Throughout 25 Centuries.” Науково-Теоретичний Альманах Грані 28, no. 5 (2025): 152–61.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ragil Kristiawan, Pujiati Pujiati (Author)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Pemberitahuan Hak Cipta:

Penulis yang menerbitkan artikel di Hoch: Journal of Holistic Christianity ini menyetujui ketentuan berikut:
1. Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal Hoch dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 (CC BY-SA 4.0), yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
2. Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari karya versi terbitan jurnal Hoch (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
3. Penulis diizinkan dan didorong untuk mempublikasikan karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar atas karya yang diterbitkan (Lihat pengaruh akses terbuka).






