Refleksi Teologis Hukum Taurat Ke-5 dalam Relasi Orang Tua Toxic dan Anak Menurut Perspektif Susan Forward

Authors

  • Bedty Lastri Fransisca Sekolah Tinggi Teologi Bethel The Way, Jakarta
  • Hikman Sirait Sekolah Tinggi Teologi Bethel The Way, Jakarta
  • Tju Lie Lie Sekolah Tinggi Teologi Bethel The Way, Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.34081/fidei.v9i1.786

Keywords:

Honoring Parents, Susan Forward Theory, Torah, Toxic Parents

Abstract

The phenomenon of destructive parenting by "toxic parents" creates a relational dynamic that frequently leads to deep-seated conflict, placing children in moral, psychological, and social dilemmas. This study aims to analyze Susan Forward’s "toxic parents" theory through a biblical lens to foster parenting transformation and relational healing between children and parents. This objective is pursued through a theological reflection on the Fifth Commandment. Employing a qualitative method based on literature study and a hermeneutical approach to the Decalogue, the research identifies three pivotal aspects for transforming toxic parenting patterns. Furthermore, the study outlines three primary strategies children can implement to restore parental relationships and break the cycle of intergenerational trauma. These findings offer a theological framework for pastoral counseling and family restoration in the face of dysfunctional parenting dynamics.

Abstrak
Fenomena pola asuh destruktif oleh toxic parents menyebabkan relasi orang tua dan anak mengalami dinamika yang seringkali berujung pada konflik. Toxic parents menempatkan anak dalam situasi dilematis secara moral, psikologis dan sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis teori toxic parents Susan Forward melalui lensa biblik dalam rangka transformasi pola asuh dan pemulihan relasi anak dan orang tua melalui refleksi teologis hukum Taurat kelima. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan dan hermeneutika terhadap Taurat kelima. Hasil penelitian menemukan tiga aspek penting dalam transformasi pola asuh oleh toxic parents. Selain itu ada tiga aspek utama yang dapat diterapkan anak dalam pemulihan relasi dengan orang tua untuk memutus siklus traumatis.

References

Ardiyanto, Yudha, Hikman Sirait, dan Selviawati Selviawati. “Toxic Leadership Jean Lipman-Blumen: Sebuah Ekplorasi Biblis.” Jurnal Teologi Gracia Deo 8, no. 1 (2025): 142–56. doi:10.46929/graciadeo.v8i1.275.

Bartkowski, John P. “Spare the rod..., or spare the child? Divergent perspectives on conservative Protestant child discipline.” Review of Religious Research 37, no. 2 (1995): 97–116. doi:10.2307/3512395.

Ersami, Faradilla, dan Muhammad Aditya Wardana. “Pengaruh Toxic Parenting bagi Kesehatan Mental Anak: Literature Review.” Jurnal Promotif Preventif 6, no. 2 SE-Articles (April 2023). doi:10.47650/jpp.v6i2.751.

Esiaka, Darlingtina K, dan Elizabeth Luth. “Different Interpretations of ‘Honor Your Parents’: Implications for Obligation of Parental Caregiving.” The Journals of Gerontology: Series B 78, no. 11 (November 2023): 1787–95. doi:10.1093/geronb/gbad106.

Fidrayani, Fidrayani, dan Meidy Serojaningtyas. “Investigating the Relationship Between Toxic Parents and Self-Esteem in Elementary School Students.” Journal of Integrated Elementary Education 3, no. 2 SE-Articles (September 2023): 164–71. doi:10.21580/jieed.v3i2.17489.

Forward, Susan. Toxic Parents: Overcoming Their Hurtful Legacy and Reclaiming Your Life. New York: Random House, 2002.

Gemara, Netanel, dan Yochay Nadan. “‘He Who Spareth the Rod Hateth His Son’: Perceptions Regarding Corporal Punishment Among Ultra-Orthodox Jewish Fathers in Israel.” Journal of Interpersonal Violence 37, no. 1–2 (Februari 2020): 79–101. doi:10.1177/0886260520908026.

Harianto, Budi, Hikman Sirait, dan Esti Rahayu. “Komunikasi Pemimpin Kristen di Era Digital: Membangun Kepercayaan dan Tim Pelayanan yang Solid.” HARVESTER: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen 10, no. 1 (2025): 50–66. doi:10.52104/harvester.v10i1.283.

Lestari, Eni. “Studi Analisis tentang Kelimpahan Damai Sejahtera dalam Surat Filipi 4:4-9.” Predica Verbum: Jurnal Teologi dan Misi 1, no. 1 (2021): 31–45. doi:10.51591/predicaverbum.v1i1.10.

Macarau, Vivilia Vivone Vriska, dan Kalis Stevanus. “Peran orangtua dalam upaya menumbuhkan rasa percaya diri anak usia dini.” EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership 3, no. 2 (2022): 153–67.

Manurung, Kosma. “Menggagas Strategi Pemulihan Bagi Anak Korban Konflik Orang Tua di Keluarga Kristiani.” Jurnal Lentera Nusantara, 2023. doi:10.59177/jls.v2i2.209.

Meyerson, Edith M, Diane E Meier, dan Allison Kestenbaum. “Honoring Thy Parent(S): Applying The Spiritual Domain In Palliative Care Decision Making.” Journal of Law and Religion 31, no. 2 (2016): 183–96. doi:DOI:%2010.1017/jlr.2016.13.

Moxnes, Halvor. “What is Family? Problems in Constructing Early Christian Families.” Dalam Constructing Early Christian Families: Family as Social Reality and Metaphor, disunting oleh Halvor Moxnes. London: Routledge, 1997.

Muravyeva, Marianna, dan Raisa Maria Toivo. “‘Honor Thy Father and Thy Mother’: A History of Violence against Parents.” Journal of Family History 41, no. 3 (Juni 2016): 231–35. doi:10.1177/0363199016652571.

Oktariani, Oktariani. “Dampak Toxic Parents dalam Kesehatan Mental Anak.” Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K) 2, no. 3 (2021): 215–22. doi:10.51849/j-p3k.v2i3.107.

Olson, David H, Laura Waldvogel, dan Molly Schlieff. “Circumplex Model of Marital and Family Systems: An Update.” Journal of Family Theory & Review 11, no. 2 (2019): 199–211. doi:10.1111/jftr.12331.

Pattricia, Devi, Lusia Kus Anna, dan Tim Redaksi. “Apa Dampak Orangtua yang Toxic Bagi Anak hingga Dewasa?” Kompas.com, 2025. https://lifestyle.kompas.com/read/2025/12/05/114500820/apa-dampak-orangtua-yang-toxic-bagi-anak-hingga-dewasa-.

Ridha, Dian Annisa Nur, dan Grace Senty Stefania. “Representasi Fenomena Toxic Parents Tokoh Ayah dalam Film Flying Colors Karya Sutradara Nobuhiro Doi Kajian Semiotika Sastra.” Sabda: Jurnal Kajian Kebudayaan 18, no. 1 (Juni 2023): 43–53. doi:10.14710/sabda.18.1.43-53.

Sartika, Indira, Lulu Salsabilah, Erik Durmawan, Ari Irwansyah, Seftia Rahma Ramadani, Abdullah Abhari Falih Zikri, Elizabeth Simangunsong, Diah Parameswari, Heri Pali, dan Deby Chintia Hestiriniah. “Peran Lembaga Keluarga Sebagai Kelembagaan Sosial Utama Dalam Pembentukan Kepribadian Anak.” NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial 13, no. 1 (2026): 405–12.

Sinjo Bantaeng, Rachmat Tony, Marlin Tambun, dan Emanuel Kase. “Peran Orang Tua Menurut Ulangan 6:6-7 Dalam Pertumbuhan Spiritualitas Generasi Alpha Di Era Digital.” The Way: Jurnal Teologi dan Kependidikan 11, no. 2 SE-Articles (September 2025): 218–35. doi:10.54793/teologi-dan-kependidikan.v11i2.249.

Sirait, Hikman, dan Remegises Pandie. “Menjembatani Ilmu dan Iman: Menelusuri Metode Penelitian Kualitatif dalam Studi Teologi.” Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 11, no. 9.D SE-Full Articles (September 2025).

Slsabila, Alivia, Mila Hanifah, Mufid Irsyad, dan Virza Qurrota A’yun. “Stop Toxic Parenting: Wujudkan Pola Asuh Yang Baik Dalam Membangun Fisik Dan Mental Anak.” Genderang Asa: Journal Of Primary Education 5, no. 1 (2024): 26–40.

Supriyanto, Agus, Febritesna Nuraini, Ani Magfiroh, Amien Wahyudi, Nurlita Hendiani, dan Arif Budi Prasetya. “Edukasi Spiritual dan Sosial Anak: Membangun Hidup Harmonis dan Damai dalam Pergaulan Anak.” Jurnal PkM (Pengabdian kepada Masyarakat) 8, no. 3 (2025): 366–74.

Susanto, Viki, Aska Aprilano Pattinaja, dan Martauli Dina Rahayu Sitanggang. “Pernikahan Tidak Seiman: Eksposisi Kejadian 6:1-4 Dan Implikasi Teologisnya Bagi Otonomi Individu Kristen.” The Way: Jurnal Teologi dan Kependidikan 11, no. 2 SE-Articles (Oktober 2025): 266–81. doi:10.54793/teologi-dan-kependidikan.v11i2.202.

Sutandar, Jusup Maria Setiawan, Hikman Sirait, dan Esti Rahayu. “Harmonisasi Kasih Karunia dan Taurat: Relevansi Teologis dalam Kehidupan Kristen Kontemporer.” Phronesis: Jurnal Teologi dan Misi 8, no. 1 (2025): 123–40. doi:10.47457/phr.v8i1.609.

Trimm, Charlie. “Honor Your Parents: A Command for Adults.” Journal of the Evangelical Theological Society 2, no. 60 (2017): 247–63.

Wardana, Ardilia Mahda, Dinar Nur Hijja Rahmita, Nataza Aqila, M Hanif Musthofa, dan Faruq Faruq. “Perilaku Over Protektif Orang Tua: Pengalaman Anak Dan Dampak Yang Ditimbulkan.” JKKP (Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan) 10, no. 02 (2023): 127–37. doi:10.21009/JKKP.102.01.

Yeza Piti Tola. “Perilaku Agresif Anak Usia Dini Di Lihat Dari Pola Asuh Orang Tua.” Jurnal Buah Hati 5, no. 1 SE-Articles (Maret 2018): 1–13. doi:10.46244/buahhati.v5i1.562.

Published

2026-06-01