Transformasi Manajemen dan Kepemimpinan Gereja: Dari Model Tradisional dan Tantangan Postmodern Menuju Kerangka Implementasi Society 5.0
DOI:
https://doi.org/10.34081/fidei.v9i1.778Keywords:
Church, Postmodernism, Society 5.0, TraditionalismAbstract
Church leadership and management are faced with a dual disruption: the challenges of traditional and postmodern church leadership and management. Therefore, tension or clash occurs between the hierarchical structure of the traditional church and the demands of the postmodern church. Furthermore, the church is unprepared to face the era of Society 5.0. This study uses descriptive qualitative methods and a systematic literature review. The study aims to describe the basic concepts of traditional, postmodern, and Society 5.0, then conduct a comparative study between traditional church management and leadership and postmodern demands, and then formulate a strategic implementation framework in the era of Society 5.0. The results show that traditional churches tend to be slow and manual, thus hindering leadership flexibility and progress. Therefore, structural-managerial and leadership transformation, as well as integrative digital transformation, are needed. The results also show that postmodern adoption requires not only technology, but also structural and spiritual reform to ensure the integrity and relevance of service amidst the crisis of truth. These findings contribute to church leaders in traditional and postmodern church situations and prepare the church to face the era of Society 5.0.
Abstrak
Kepemimpinan dan manajemen gereja diperhadapkan pada disrupsi ganda yaitu tantangan kepemimpinan dan manajemen gereja tradisional dan gereja postmodern. Oleh sebab itu, terjadi ketengangan atau benturan antara struktur hierarkis gereja tradisional dan tuntutan gereja di postmodern. Selain itu, ketidaksiapan gereja menghadapi era society 5.0. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan tinjauan literatur sistematis. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan konsep dasar tradisional, postmodern dan society 5.0, kemudian melakukan studi komparatif antara manajemen dan kepemimpinan gereja tradisional dan tuntutan postmodern, selanjutnya merumuskan kerangka implementasi strategis di era society 5.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gereja tradisional memiliki kecenderungan lambat dan manual sehingga menghambat fleksibilitas dan kemajuan kepemimpinan. Oleh sebab itu, dibutuhkan transformatif struktural-manajerial dan kepemimpinan, serta digital secara integratif. Hasil menunjukkan juga bahwa adopsi postmodern tidak hanya membutuhkan teknologi, tetapi reformasi struktural dan spiritual untuk memastikan integritas dan relevansi pelayanan di tengah krisis kebenaran. Temuan ini memberikan kontribusi kepada para pimpinan gereja dalam situasi gereja tradisional dan postmodern serta mempersiapkan gereja dalam menghadapi era society 5.0.
References
Abineno, J.L. Ch. Garis-garis Besar Hukum Gereja. 35, t.t.
Bush, Tony. Leadership and Management Development in Education, t.t. https://z-lib.fm/book/y7A5nPE1Z5/leadership-and-management-development-in-education.html.
Cassandra Laurensia Lolowang, Beni Chandra Purba, dan Budi Kelana. “Dinamika Kepemimpinan Pastoral dalam Konteks Manajemen Gereja Modern.” JUITAK : Jurnal Ilmiah Teologi dan Pendidikan Kristen 1, no. 4 (31 Desember 2023): 40–53. doi:10.61404/juitak.v1i4.190.
Darmawan, I Putu Ayub. “Pendidikan Kisten di Era Postmodern.” Jurnal Simpson: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 1, no. 1 (2014): 37–46.
———. “Pendidikan Kristen Di Era Postmodern” 1, no. 2 (t.t.): 37–46.
Erlina, Erlina, dan Helmi Syaifuddin. “The Implications of Postmodernism in Contemporary Society (Analysis of the Thought Paradigm of Jean Francois Lyotard).” Refleksi Jurnal Filsafat dan Pemikiran Islam 23, no. 2 (2024).
Geoghegan, Luke. “Book Review - The Practice of Adaptive Leadership: Tools and Tactics for Changing Your Organization and the World, Ronald A. Heifetz, Alexander Grashow, and Marty Linsky.” British Journal of Social Work 55, no. 8 (1 Desember 2025): 4229–31. doi:10.1093/bjsw/bcaf143.
Heryanto, dan Nathanael Habeahan. Manajemen Kepemimpinan Gereja di Abad 21, t.t. https://divapustaka.co.id/wp-content/uploads/2023/06/Manajemen-Kepemimpinan-Gereja-rev-1-4.pdf.
Hidayat, Medhy Aginta. “Menimbang Teori-Teori Sosial Postmodern: Sejarah, Pemikiran, Kritik Dan Masa Depan Postmodernisme.” Journal of Urban Sociology 2, no. 1 (28 Mei 2019): 42. doi:10.30742/jus.v2i1.610.
Hitachi-UTokyo Laboratory(H-UTokyo Lab.), ed. Society 5.0: A People-Centric Super-Smart Society. Singapore: Springer Singapore, 2020. doi:10.1007/978-981-15-2989-4.
Hutabarat, Herdy. “Implikasi Teologia Postmodern Terhadap Gereja-Gereja Di Indonesia.” Jurnal Syntax Admiration 6, no. 9 (23 September 2025). doi:10.46799/jsa.v6i9.2484.
Kresna, Mawa. “Ke Mega Church demi Dahaga Iman yang Ekspresif,” 26 Juli 2019. doi:https://tirto.id/ke-mega-church-demi-dahaga-iman-yang-ekspresif-ee12?utm_source=chatgpt.com.
Lame, Guillaume. “Systematic Literature Reviews: An Introduction.” Proceedings of the Design Society: International Conference on Engineering Design 1, no. 1 (Juli 2019): 1633–42. doi:10.1017/dsi.2019.169.
Maniagasi, Y Gabriel. “Organizational Postmodernism; Sebuah Telaah Kritik.” Journal of Governance and Policy Innovation 3, no. 2 (16 Oktober 2023): 1–16. doi:10.51577/jgpi.v3i2.441.
Manua, Englin. “Menjawab Tantangan Gereja Kontemporer Dalam Sinergi Teologi Manajemen Dan Sosial Di Era Modern.” PARADOSI: Jurnal Teologi Praktika 1, no. 2 (10 Januari 2025): 23–36. doi:10.70420/2yt8qx02.
Narvaez Rojas, Carolina, Gustavo Adolfo Alomia Peñafiel, Diego Fernando Loaiza Buitrago, dan Carlos Andrés Tavera Romero. “Society 5.0: A Japanese Concept for a Superintelligent Society.” Sustainability 13, no. 12 (9 Juni 2021): 6567. doi:10.3390/su13126567.
———. “Society 5.0: A Japanese Concept for a Superintelligent Society.” Sustainability 13, no. 12 (9 Juni 2021): 6567. doi:10.3390/su13126567.
Newstead, Toby P, dan Ronald E. Riggio. Leadership and Virtues: Understanding and Practicing Good Leadership, t.t. https://z-lib.fm/book/20r4qmPnAX/leadership-and-virtues-understanding-and-practicing-good-leadership.html.
Ronda, Daniel, Fajar Gumelar, dan Hengki Wijaya. “The Church in a Digital Society: An Effort to Transform Church Ministry in Indonesia.” Pharos Journal of Theology, no. 105(1) (Desember 2023). doi:10.46222/pharosjot.10526.
Samore, Theodore, Daniel M. T. Fessler, Adam Maxwell Sparks, Colin Holbrook, Lene Aarøe, Carmen Gloria Baeza, María Teresa Barbato, dkk. “Greater Traditionalism Predicts COVID-19 Precautionary Behaviors across 27 Societies.” Scientific Reports 13, no. 1 (11 April 2023): 4969. doi:10.1038/s41598-023-29655-0.
Selan, Yunus. “Peranan Pemimpin Gereja Dalam Memperlengkapi Jemaat Bagi Pertumbuhan Gereja.” JURNAL LUXNOS 4, no. 1 (12 Februari 2021): 1–18. doi:10.47304/jl.v4i1.121.
Sherrard, Philip. “The Tradition and the Traditions: The Confrontation of Religious Doctrines.” Religious Studies 10, no. 4 (Desember 1974): 407–17. doi:10.1017/S0034412500007939.
Shils, Edward. “Tradition.” The University of Chicago Press, t.t.
Sugiharto, I.B. Postmodernisme: Tantangan Bagi Filsafat, t.t.
Susan Febriantina, Calvin Kimura, Hana Nurkhairani, Muhammad Fajar Bayu Wicaksono, Pradipta Afrah Nugraha, dan Safrina Primadhita. “Literature Review : Teori-Teori Kepemimpinan: (Modern dan Tradisional).” Journal of Student Research 3, no. 5 (30 September 2025): 45–57. doi:10.55606/jsr.v3i1.3531.
Suseno, Wasis. “Kepemimpinan Transformasional Di Era Post Modern.” JURNAL LUXNOS 5, no. 1 (9 Februari 2021): 47–60. doi:10.47304/jl.v5i1.75.
Umboh, Yorimarlina, dan Purim Marbun. “Pengaruh Struktur Organisasi Dan Sistem Manajemen Gereja Terhadap Keterlibatan Jemaat” 01, no. 05 (t.t.): 1224–31.
Widjaja, Imron. “Kepemimpinan Karismatik Menuju Kepemimpinan Transformatif sebagai Misi Gereja di Indonesia: Charismatic Leadership Toward Transformative Leadership as the Mission of the Church in Indonesia.” Indonesian Journal of Religious 6, no. 2 (16 November 2024): 77–96. doi:10.46362/ijr.v7i2.38.
William, Robert, dan Ferry Simanjuntak. “Misi Gereja Era Post Modern” 3, no. 4 (Agustus 2022): 120–31. doi:https://doi.org/10.7777/jiemar.v3i4.370.
———. “Misi Gereja Era Post Modern.” Journal of Industrial Engineering, t.t.
Zaluchu, Julianus. “Gereja Menghadapi Arus Postmodern Dalam Konteks Indonesia Masa Kini.” Geneva: Jurnal Teologi Dan Misi 9, no. 1 (28 November 2019): 26–41. doi:10.71361/gjtm.v9i1.9.
———. “Gereja Menghadapi Arus Postmodern Dalam Konteks Indonesia Masa Kini.” Geneva: Jurnal Teologi Dan Misi 9, no. 1 (28 November 2019): 26–41. doi:10.71361/gjtm.v9i1.9.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Krisda Mahdalena Sinaga, Arif Surpi Sitompul, Jon Roi Tua Purba (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Pemberitahuan Hak Cipta:

Penulis yang menerbitkan artikel di Fidie: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika ini menyetujui ketentuan berikut:
1. Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal Fidei dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 (CC BY-SA 4.0), yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
2. Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari karya versi terbitan jurnal Fidei (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
3. Penulis diizinkan dan didorong untuk mempublikasikan karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar atas karya yang diterbitkan (Lihat pengaruh akses terbuka).




















