Menalar Kontribusi Hermeneutik Alkitab untuk Mengokohkan Kehidupan Iman Kristen di Era Postmodern
DOI:
https://doi.org/10.34081/fidei.v8i1.564Keywords:
Alkitab, hermeneutik, Injil, postmodernisme, hermeneutics, Gospel, postmodernism, Jesus Christ, Yesus KristusAbstract
Artikel ini mengemukakan tentang pentingnya mengajarkan firman Allah kepada orang percaya supaya dihayati dan diterapkan maknanya dalam kehidupan mereka. Mengingat akan keyakinan gereja bahwa Alkitab memiliki otoritas atas kehidupan orang percaya termasuk di era postmodern ini. Untuk mencapai pengajaran yang relevan dengan kebutuhan itu, maka dibutuhkan hermeneutik Alkitab sebagai jawaban final terhadap isu postmodern. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan studi pustaka. Peneliti menemukan bahwa otoritas Alkitab sangat esensial bagi gereja di dunia postmodern. Berita Alkitab menyediakan fondasi kebenaran yang objektif dan transenden di tengah relativisme dan subjektivitas yang merajalela. Demikian juga Alkitab menjadi kompas moral dan teologis yang esensial untuk menavigasi isu-isu kompleks. Berita Alkitab juga dibutuhkan guna mempertahankan identitas dan misi gereja yang unik dalam lanskap budaya postmodern yang terus berubah dan sering kali menantang klaim-klaim kebenaran absolut. Gereja tidak dapat berdiri tegak jika tanpa kebenaran Injil Kristus. Kesimpulannya, hermeneutik Alkitab merupakan sumber yang tepat dan sahih guna menjawab semua pemikiran postmodern yang menyerang iman Kristen.
References
Armianti, Gebi, and Paulin Patara. “Teologi Paulus Tentang Iman Analisis Dan Implementasinya Dalam Kehidupan Kristiani Kontemporer.” Jurnal Budi Pekerti Agama Kristen dan Katolik 2, no. 4 (2024): 327–334.
Barclay, William. Mengkomunikasikan Injil. Jakarta: Gunung Mulia, 2000.
Bernadette, Phoebe. “Menjawab Permasalahan Kanonisasi Surat 3 Yohanes: Otoritas Penulis Dan Pesan Teologis Serta Implikasi Surat Ini Bagi Gereja Masa Kini.” In Amare Verbum: Studi Biblika Komunitas SAAT, edited by Tony Afandi, 93–108. Malang: LP2M SAAT, 2023.
Beten, Dorkas Alinda. “Memahami Karya Penyelamatan Allah Melalui Yesus Dalam Tulisan Lukas.” Matheteou 3, no. 1 (2023): 1–11.
Buyung, Yopie F M, Sostenis Nggebu, Hertina Soerjaman, and Paulus Bollu. “Membedah Teori Penebusan Kristus: Sebuah Kajian Biblika.” Bonafide: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 5, no. 2 (2024): 689–714.
Desriani Purba, Nora, Salomo Sihombing, Sekolah Tinggi Teologi, and Trinity Parapat. “Logos Adalah Allah: Kajian Biblikal Atas Yohanes 1:1-5.” Jurnal Teologi Trinity 1, no. 2 (2024): 97–106.
Diana, Ruat, and Ayu Rotama Silitonga. “Konsep Alkitab Tentang Peran Roh Kudus Dalam Penginjilan.” Jurnal Teologi Praktika 2, no. 1 (2021): 18–28.
Friskila, Agnersia, Winarni Sugeanti, Jein Novita Sallo, Emelda, and Kristiani Datu Arrang. “Ekonseptualisasi Teologi Kristen Dalam Konteks Postmodernisasi Dan Era Kontemporer: Tinjauan Terhadap Tantangan Dan Peluang.” Humanitis: Jurnal Humaniora, Sosial dan Bisnis 01, no. 4 (2023): 402–419.
Gnanakan, Ken. Teologi Misi. Edited by Yusak Tanasyah. Jakarta: YWAM, 2000.
Green, Michael. Evangelism in the Early Church. Eerdmans Publishing Company, 2004.
Guder, Darrell L. Called to Witness. Michigan: Eerdmans, 2015.
Halawa, Yuslina, Surimawati Laia, Malik Bambangan, Sekolah Tinggi, Theologi Injili, and Arastamar Setia. “Implementasi Seorang Penabur Bagi Umat Kristen Di Era Postmodern: Kajian Teologis Markus 4:1-20 Injil.” Jurnal Teologi Injili dan Pendidikan Agama 3, no. 3 (2025): 51–62.
Hale, Leonard. “Sejarah Dan Iman Kristen.” Te Deum (Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan) 46, no. 1 (2019): 225–240.
Holmes, F. Arthur. All Truth Is God’s Truth. Chicago, Illionois: Eerdmans, 1977.
Hunter, A.M. Memperkenalkan Teologi Perjanjian Baru. Jakarta: Gunung Mulia, 2012.
Jinu Kim, Paulus. “Peninjauan Kritikal Terhadap Hermeneutika Asia.” Saint Paul’S Review 2, no. 1 (2022): 40–53.
Kansil, Yefta Alexander. “Ego Eimi Dalam Alam Pikiran Rasul Yohanes.” Jurnal Voice 2, no. 1 (2022): 1–11.
Lumintang, Stevri P.N. Indra. Injil Palsu Non-Biblikal Dan Non-Kanonikal Dalam Gereja. Jakarta: Geneva Insani Indonesia, 2020.
Manuel, Ernest. “Ineransi Alkitab Sebagai Sumber Kebenaran Absolut Di Tengah Masyarakat Pluralis,” 2024.
Marbun, Lidia, and Jan Romi Perdana Saragih. “Kajian Filosofis Pendidikan Agama Kristen Dalam Kehidupan Orang Percaya Di Era Posmodern.” IKIP: Jurnal Pendidikan Agama Kristen 3, no. 2 (2022): 106–114.
McGrath, Alister E. Sejarah Pemikiran Reformasi. Edited by Liem Sien Kie. Jakarta: Gunung Mulia, 2016.
Mudak, Sherly. “Makna Doa Bagi Orang Percaya.” Missio Ecclesiae 6, no. 1 (2017): 97–111.
Nasir, Moh. Metode Penelitian. 10th ed. Jakarta: Ghalia Indonesia, 2014.
Nggebu, Sostenis. “Relevansi Faktor Penentu Perluasan Misi Gereja Mula-Mula Bagi Misi Sedunia.” Excelsis Deo: Jurnal Teologi, Misiologi, dan Pendidikan 6, no. 2 (December 25, 2022): 134–154.
———. “Spektrum Karya Roh Kudus Dalam Rangka Membangun Spiritualitas Kristen Sejati.” Saint Paul’s Review 4, no. 2 (2024): 149–164.
Oh, Michael, David Bennett, and Ivor Poobalan. Let The Church Declare And Display Christ Together! Seoul, 2024.
Panjaitan, Firman. “Menulis Artikel Teologi Dengan Pendekatan Hermeneutka Alkitab.” In Terampil Menulis Artikel Jurnal, edited by Sonny Eli Zaluchu, 91–103. Semarang: Golden Cate Publishing, 2021.
Pranata, Viarine, and Yanto Paulus Hermanto. “Peran Gereja Dalam Memotivasi Jemaat Untuk Mencintai Alkitab.” Jurnal Teologi (JUTEOLOG) 3, no. 1 (2022): 14–33.
Sidjabat, Binsen Samuel. Hermeneutika Untuk Pembinaan Warga Gereja. Yogyakarta: Andi, 2023.
Stott, John, and Christopher J.H. Wright. Christian Mission in the Modern World. London: IVP Books, 2015.
Supriadi, Made Nopem. “Tinjauan Teologis Terhadap Postmodernisme Dan Implikasinya Bagi Iman Kristen.” Manna Rafflesia 6, no. 2 (2020): 112–134.
Susanto, Hery. “Kekudusan dalam Alkitab dan Nilai Praksisnya Bagi Orang Percaya Pada Masa Postmodern.” Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika 7, no. 2 (December 4, 2024): 210–227.
Sutanto, Hasan. Hermeneutik: Prinsip Dan Metode Penafsiran Alkitab. Malang: SAAT Malang, 2015.
Terry, John Mark. Missiology: An Introduction to the Foundations, History, and Strategy of World Missions, Revised Second Edition. Nashville, Tennessee: B&H Publishing, 2015.
Verdianto, Yohanes. “Hermeneutika Alkitab Dalam Sejarah: Prinsip Penafsiran Alkitab Dari Masa Ke Masa.” Mitra Sriwijaya: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen 1, no. 1 (2020): 46–57.
Waani, Marciano Antaricksawan, and Ester Riyanti Supriadi. “Konfirmasi Teologis Peran Roh Kudus Dalam Pelayanan Gerejawi.” Charistheo: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 1, no. 1 (2021): 37–53.
Willyam, Verry, and Sutidjo Justus Jerzak Nakmofa. “Doktrin Tritunggal: Tantangan Membangun Fondasi Keyakinan Kristen Di Era Postmodern.” Luxnos 10, no. 2 (2024): 388–407.
Zaluchu, Sonny Eli. “Metode Penelitian Di Dalam Manuskrip Jurnal Ilmiah Keagamaan.” Jurnal Teologi Berita Hidup 3, no. 2 (2021): 249–266.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Penulis

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Pemberitahuan Hak Cipta:
Penulis yang menerbitkan artikel di Fidie: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika ini menyetujui ketentuan berikut:
1. Penulis memegang hak cipta dan memberikan hak publikasi pertama kepada jurnal Fidei dengan karya tersebut secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 (CC BY-SA 4.0), yang memungkinkan orang lain untuk berbagi karya dengan pengakuan atas kepenulisan karya dan publikasi awal di jurnal ini.
2. Penulis dapat mengadakan perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari karya versi terbitan jurnal Fidei (misalnya, mempostingnya ke repositori institusi atau menerbitkannya dalam buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di jurnal ini.
3. Penulis diizinkan dan didorong untuk mempublikasikan karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusi atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena hal ini dapat menghasilkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar atas karya yang diterbitkan (Lihat pengaruh akses terbuka).