Prinsip-Prinsip Teologi Doa Berdasarkan Kisah Para Rasul 4:24-31 dan Penerapannya Bagi Kehidupan Doa Orang Kristen

Authors

  • Arnolis Ratupaira Mr

DOI:

https://doi.org/10.34081/hoch.v1i2.889

Keywords:

Church, Christians, Gospel, Prayer, The Apostles

Abstract

Prayer is an integral part of the Christian life of faith, representing a relationship between humanity and God that reflects dependence upon and submission to Him. This study aims to identify the theological principles of prayer found in Acts 4:24-31 and ther application to the Christian prayer life. Employing a qualitative method with a grammatical-exegetical and theological approach, the study analyzes the text and key Greek terms. The findings reveal that the prayer of the early church was centered on God’s soveregnty, rooted in Scripture, oriented toward God’s will and mission, sought boldness in proclaiming the Word, and relied on the work of the Holy Spirit. Thus, the theology of prayer in Acts 4:24-31 encompasses theocentric, Christological, pneumatological, ecclesiological, and missional dimensions. Prayer is not merely focused on human needs; rather, it serves as a means to align the church’s life with God’s will, affirm faithfulness to the Word, equp believers for witness, and support the fulfillment of God’s mission in the world.

Abstrak
Doa merupakan bagian integral dalam kehidupan iman Kristen sebagai relasi antara manusia dan Allah yang mencerminkan ketergantungan serta ketundukan kepada-Nya. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi prinsip-prinsip teologi doa dalam Kisah Para Rasul 4:24-31 dan penerapannya bagi kehidupan doa orang Kristen. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan eksegetis-gramatikal dan teologis. Analisis terhadap teks dan sejumlah istilah Yunani menunjukkan bahwa doa gereja mula-mula berpusat pada kedaulatan Allah, berakar pada Kitab Suci, berorientasi pada kehendak dan misi Allah, memohon keberanian dalam pemberitaan firman, serta bergantung pada karya Roh Kudus. Dengan demikian, teologi doa dalam Kisah Para Rasul 4:24-31 memiliki dimensi teosentris, kristologis, pneumatologis, ekklesiologis, dan misional. Doa tidak semata-mata berorientasi pada kebutuhan manusia, melainkan menjadi sarana untuk menyelaraskan kehidupan gereja dengan kehendak Allah, meneguhkan kesetiaan terhadap firman, memperlengkapi orang percaya untuk bersaksi, dan mendukung pelaksanaan misi Allah di dunia.

References

Alferdi, Eirene Ilmiawati Rindi. “Makna Doa Menurut Perspektif Paulus Dalam Surat-suratnya Dan Implementasinya Terhadap Kehidupan Orang Percaya.” Caraka Jurnal Teologi Biblika Dan Pratika Vol. 3, No. 1 (2022): 123–36. https://doi.org/10.46348/car.v3i1.80.

Bambang Sujiyono (Institut Agama Kristen Negeri Palangkaraya). “Penguatan Nilai-nilai kristiani Melalui Interaksi Sosial bagi Peserta Didik.” KURIOS (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen) Vol. 6, No. 2 (n.d.): 390–404. https://doi.org/http://doi.org/10.30995/kur.v6i2.203.

Eko Widiarto (Sekolah Tinggi Teologia Berea). “Mujizat Allah Berdasarkan Kisah Para Rasul 2:41-47 Dalam Pertumbuhan gEREJA Mula-mula.” LOGIA: Jurnal Teologi Pentakosta Vol. 4, No. 2 (2023): 237–50.

Dale Dompas Sompotan, Stimson Bernard Hutagalung. “Kehadiran Dalam Ibadah: Kajian terhadap Doa Pribadi dan Baca Alkitab Generasi Milenial dan Gen Z Berdasarkan Ibrani 10:25.” Danum Pambelum Jurnal Teologi dan Musik Gereja Volume 4, No. 1 (2024): 22–34.

Gunar Sahari (Sekolah Tinggi Teologi Pelita Dunia, Tangerang). “Tinjauan Teologis Tentang Gereja Dan Pertumbuhannya Berdasarkan Kitab Kisah Para Rasul.” Jurnal Luxnos Vol. 4, No. 1 (2018): 1–34.

Gundari Ginting, Anjelika Silalahi, Romiana Hasugian, Rut Soviana Sianturi, Yublina Kasse. “Eksplorasi 2 Timotius 3:16 Dalam Pembentukan Karakter Dan Pertumbuhan Iman Peserta Didik Di SMP Harvard School.” Phronesis: Jurnal Teologi dan Misi, Vol. 5, No. 1 (2022): Pge 1-14.

Johanes Witoro. “Filosofi 1 Korintus 9:16 ‘Celakalah Aku, Jika Aku Tidak Memberitakan Injil’ Relevansi Dalam Pertumbuhan Gereja Masa Kini.” JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 9, No. 1 (2023): pp 107-113.

Jonidius IIIu (Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Jakarta. “Teori Tentang Kedaulatan Allah Dalam Misi.” PHRONESIS: Jurnal Teologi dan Misi Vol. 1, No. 1 (n.d.): 96–109.

Mentodo, Imarya Langgi. “Hidup Yang Bermakna: Suatu Refleksi Teologi Etis Kesetiaan Terhadap Kemartiran Para Rasul.” Miktab Jurnal Teologi Dan Dan Pelayanan Kristen Vol. 2, No. 2 (n.d.): 187–200.

Mudak, Sherly. “Makna Doa Bagi Orang Percaya.” Jurnal Missio Ecclesiae Vol, 6 No. 1, April 2017, 97-111, n.d.

Rohman, M. Syaiful. “Pengelolaan Keragaman dan Penanganan (In) Toleransi: Studi Kasus Rumah Ibadah dan Kegiatan Keagamaan di Yogyakarta.” PRS Peradaban Journal Of Religion And Society Vol 2, No. 1 (n.d.): 59–84. http://jurnal.peradababpublishing.com/index.php/PJRS/article/view/54.

Samuel Billy Elprizdat, Steven Pilipus Laure, Vittorio. “Makna Teologi Panggilan Allah Kepada Abraham Dalam Kejadian 12:1-3.” Eirene: Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, UKIP Sorong Vol. 11, No. 1 (2026): 124–32.

Sumiwi, Asih Racmani Endang. “Analisis Biblika Baptisan Roh Kudus Dan Penuh Dengan Roh Kudus.” Jurnal FIDEI , Vol. 1, No. 1 (2018): 1–20. http://www.stt-tawangmangu.ac.id/e-journal/index.php/fidei.

Sumiwi, Asih Rahmani Endang. “Peran Roh Kudus Dalam Kehidupan Orang Percaya Masa Kini.” Jurnal Teologi Gracia Deo, Vol. 1, No. 1 (2018): 23–31.

Sutoyo, Daniel. “Allah Memanggil Umat-Nya Untuk menjadi Gereja Yang Tekun Berdoa Menurut Kisah Para Rasul 4:23-31.” Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani, Vol. 1, No.1 (2016): 52–73. https://doi.org/https://doi.org/10.30648/dun.v1i1.101.

———. “Allah Memanggil Umat-Nya Untuk Menjadi Gereja Yang Tekun Berdoa Menurut Kisah Para Rasul 4:23-31.” Dunamis: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani Vol. 1, No. 1 (2016): 52–73.

Suyatemi. “Kedaulatan Tuhan Dalam Kitab Ester.” Jurnal Teologi Penggerak Edisi VIII (2018): 56.

Tarigan, Natanael Aprianto. “Orientasi Pengabdian Diri Orang Beriman Melalui Kajian Eksegesis Matius 6:19-24.” Ritirnera: Jurnal Teologi Pentakosta Indonesia Vol. 05, No. 03 (2025): 297–308.

Watulinggas, Trevor Loranto. “Kekuatan Doa Dalam Pertumbuhan Rohani Jemaat Menurut Kitab Kisah Para Rasul.” Jurnal Rumea: Pendidikan Dan Teologi Kristen, Vol. 1, No. 1 (2021): 1–5. https://www.jurnal.stakam.ac.id.

Wijaya, Steven. “Kontribusi Penerapan Prinsip Doa Terhadap Pekabaran Injil Anak-Anak Remaja GBI Gedung Tagha.” Jurnal Tabgha Volume 3, No. 1 (2022): 39–55.

Witoro, Johanes. “Filosofi 1Korintus 9:16"Celakalah aku, jika aku tidak memberitakan Injil" relevansi dalam pertumbuhan gereja masa kini.” JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 9, No. 1 (2023): pp.107-113.

Yosep Belay, Ferry Simanjuntak, Yanto Paulus. “Meninjau Ulang Eksistensi Mukjizat Kesembuhan Masa Kini dan Implikasinya Dalam Perspektif Teologi Pentakosta-Karismatik.” HARVESTER: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Kristen, Vol. 6, No. 2 (2021): Page 83-111.

Yulianus Latuihamallo, Debbie Y. Refialy, Masye Rompa, Vemi Baware (Sekolah Tinggi Agama Kristen Reformed Remmnant Internasional, Minahasa). “Karakteristik Pelayanan Rasul Paulus Menurut 1 Tesalonika 2:1-12 Dan Penerapannya Bagi Hamba Tuhan Masa Kini.” Tepian Jurnal Misiologi Dan Komunikasi Kristen, Vol. 2, No. 2 (n.d.): 35–47.

Yulianus Latuohamallo, Debbie Y. Refialy, Masye Rompa, Vemmi Baware. “Karakteristik Pelayanan Rasul Paulus Menurut 1 Tesalonika 2:1-12 Dan Penerapannya Bagi Hamba Tuhan Masa Kini,.” Tepian Jurnal Misiologi Dan Komunikasi Kristen Vol. 2, No. 2 (2021): page 35-47.

Published

15-09-2026