Keterlibatan Jemaat dalam Disiplin Gereja Berdasarkan Matius 18:15-20

Patrecia Hutagalung

Abstract


Salah satu penyebab tidak terlaksananya disiplin gereja adalah ketidaktahuan jemaat terhadap keterlibatannya dalam memulihkan sesamanya yang jatuh dalam dosa.  Disiplin juga dianggap tidak menggambarkan kasih Allah dan hanya tugas dari seorang pemimpin jemaat. Hal ini berujung pada pembiaran sesama yang berdosa tanpa tindakan menegur sebagai upaya untuk pemulihan. Dalam kasus lain, disiplin ditegakkan tanpa dasar kasih, banyak gereja yang kelihatannya malah menjadi tempat praktek menghakimi. Menegur saudara seiman yang jatuh dalam dosa merupakan perintah langsung dari Tuhan Yesus. Ketika jemaat ambil bagian menerapkan disiplin gereja dengan prosedur yang Alkitabiah, jemaat sedang mengejawantahkan kasih Allah yang bertujuan untuk memulihkan. Artikel ini akan menjelaskan peran atau keterlibatan jemaat dalam disiplin gereja berdasarkan Injil Matius 18:15-20, dengan menggunakan metode studi pustaka yang akan meneliti sumber-sumber dari perpustakaan maupun artikel, penelitian terdahulu dan akan dilakukan kajian teologis berkaitan dengan Matius 18:15-20 sebagai landasan Alkitab dalam penelitian ini. Hasil penelitian akan mengemukakan bahwa jemaat memiliki keterlibatan khusus dalam terlaksananya disiplin gereja.

Keywords


Otoritas; Jemaat; Disiplin Gereja; Injil Matius

Full Text:

PDF

References


Abineno, J.L.Ch. Jemaat. Kwitang Jakarta Pusat: BPK Gunung Mulia, 1983.

Baker, Don. Beyond Forgiveness The Healing Touch of Church Discipline. Portland, Oregon: Multnomah Press, 1984.

Dever, Mark. 9 Marks of a Healthy Church-9 Tanda Gereja Yang Sehat. Surabaya: Momentum, 2008.

Laney, Carl. A Guide to Church Discipline. Minneapolis, Minnesota: Bethany House Publisher, 1985.

Lowery, David K. “Teologi Matius.” In A Biblical Theology Of The New Testament. Malang: Gandum Mas, 2011.

Nugroho, Widhi Arief, “Peranan Pendidikan Keluarga Tentang Kekudusan Hidup Menurut Roma 12:1-2,” FIDEI: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika 1, no. 2 (Desember 2018): 185-198. https://doi.org/10.34081/fidei.v1i2.16.

Panjaitan, Firman dan Marthin Steven Lumingkewas, “Ibadah Jemaat Kristen Kontemporer Abad 21 Dan Tinjauan Kritis Liturgis,” FIDEI: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika 2, no. 1 (June 2019): 162-185. https://doi.org/10.34081/fidei.v2i1.49.

Takaria, Gerry C.J. “Menyelesaikan Masalah Di Antara Sesama Anggota Jemaat Berdasarkan Petunjuk Yesus Di Matius 18:15.” Koinonia 9 (2015): 23–35.

Tumanan, Yohanis Luni. “Disiplin Gereja Berdasarkan Injil Matius 18:15-17 Dan Implementasinya Dalam Gereja Masa Kini.” Jurnal Jaffray 15 (April 2017).

Wartono, Yosia. “Pemecahan Persoalan– Persoalan Dalam Penerapan Disiplin Gereja Periode 2000 – 2005 Dalam Lingkup Gereja – Gereja Baptis Indonesia Badan Pengurus Daerah Kediri.” STIKES R.S. Baptis 3 (July 1, 2010).




DOI: https://doi.org/10.34081/fidei.v3i1.89

Article Metrics

Abstract view : 28 times
PDF - 11 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 FIDEI: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika

License URL: https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika has been registered on:

Printed ISSN        : 2621-8151

Online ISSN         : 2621-8135

Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika © Published by Sekolah Tinggi Teologi Tawangmangu. All Rights Reserved.