Cover Image

One God or One Lord? Deuteronomi and the Meaning of Monotheism

Marthin Steven Lumingkewas

Abstract


Buku ini berupaya memahami ide monoteisme dan siknifikansi Yahweh dalam Ulangan, serta hubungan keduanya melalui beberapa teks yang terekam dalam Perjanjian Lama. Substansi dari penelitian ini adalah eksegesis mendalam beberapa pasal dalam Ulangan yang berhubungan dengan kesatuan Yahweh. Dimana ide utama yang dipaparkan sebagai ‘Yahweh adalah satu’ merupakan tema utama yang berkaitan dengan kesatuan Yahweh, keunikan Yahweh, keberadaan allah lain, arti mengasihi Yahweh, pemilihan Israel dan larangan penyembahan berhala melalui analisis literari-sejarah serta disimpulkan bahwa ide monoteisme modern tidak mampu mewakili model agama Israel yang menetapkan Yahweh sebagai allah ‘unik’ di antara allah lain.


Keywords


One God or One Lord

Full Text:

PDF

References


Natan Mac Donald, One God or One Lord? Deuteronomi and the Meaning of Monotheism, Tubingen: Mohr Siebech, 2012.




DOI: https://doi.org/10.34081/fidei.v2i2.79

Article Metrics

Abstract view : 186 times
PDF - 84 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 FIDEI: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika has been registered on:

Printed ISSN        : 2621-8151

Online ISSN         : 2621-8135

Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika © Published by Sekolah Tinggi Teologi Tawangmangu. All Rights Reserved.