Melawan Etika Lingkungan Antroposentris Melalui Interpretasi Teologi Penciptaan Sebagai Landasan Bagi Pengelolaan-Pelestarian Lingkungan

Yusup Rogo Yuono

Abstract


Etika lingkungan memfokuskan diri pada bagaimana perilaku manusia yang seharusnya terhadap lingkungan. Dalam etika ini makluk non-manusia mendapatkan perhatian. Etika lingkungan sekaligus merupakan kritik atas etika yang selama ini dianut manusia yang membatasi diri pada komunitas sosial. Dalam dimensi ekoteologi melihat bahwa krisis lingkungan yang sekarang ada tidak lepas dari sikap dan perspektif manusia terhadap alam. Manusia modern memandang alam sebagai obyek yang harus dieksploitasi demi tercukupinya kebutan tanpa memikirkan dampaknya. Penelitian ini hendak menggali pandangan kekristenan terhadap alam. Kekristenan percaya bahwa alam merupakan ciptaan Tuhan. Manusia diberi mandat untuk menguasai dan mengusahakan. Pemahaman yang keliru sering kali menimbulkan perilaku salah dalam pemanfaatan alam. Kekristenan perlu memberikan pandangannya sebagai usaha preventif maupun represif, bagaimana seharusnya perilaku manusia terhadap alam.

Keywords


etika, ekoteologi

Full Text:

PDF

References


Buku :

Berger, Peter L. Kabar Angin dari Langit: Makna Teologi dalam Masyarakat Modern. Jakarta: LP3ES, 1991.

Borrong, Robert P. Etika bumi baru. Jakarta: Bpk Gunung Mulia, 2003.

Brata, Sumadi Surya. Metodologi Penelitian. (Jakarta : Raja Grafindo persada.2002),18

Drummond, Celia Deane. Teologi dan Ekologi Buku Pegangan. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2011.

Hadi, Sudharto P. Manusia dan Lingkungan. Semarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro, 2000

Hall, Doglas John. The Steward a Biblical Symbol Come of Age dalam buku Polifonik Bukan Monofonik. Ebenhaizer I. Nuban Timo. Salatiga: Satya Wacana, 2015.

Inabuy, Junus E.E. Agama-agama Kerabat Dalam Semesta. Flores: Nusa Indah, 1994.

Keraf, Sonny. Krisis Dan Bencana Bencana Lingkungan Hidup Global. Yogyakarta: Kanisius, 2010.

Ludji, Irene. 32 Refleksi Ekoteologi. Salatiga, UKSW, 2014.

Pasang, Haskarlianus. Mengasihi Lingkungan. Jakarta: Literatur Perkantas, 2011.

Roziati, Efri. Biologi Lingkungan. Surakarta: Muhammadiah Universitas Press, 2017.

Sunarko dan A. Eddy Kristiyanto. Menyapa Bumi Menyembah Hyang Ilahi. Yogyakarta: Kanisius, 2008.

Suseno, Franz Magnis. Berfilsafat Dari Konteks. Jakarta: Gramedia, 1991.

Tristanto, Lukas Awi. Panggilan Melestarikan Alam Ciptaan. Yogyakarta: Kanisius, 2015.

Jurnal :

Geovasky, Imanuel. “Kristologi Yang Bersahabat Terhadap Alam Ciptaan: Memandang Yesus Bersama Dengan Segenap Alam,” Gema Teologi 35, no. 1/2 (14 Agustus 2012),130-140, diakses 10 Desember 2018, http://sac.ukdw.ac.id/journal-theo/index.php/gema/article/view/130-131.

Guess, Deborah. “An Ecotheological Exploration of the Thought of Arthur Peacocke,” Journal of Anglican Studies 15, no. 2 (Februari 2017): 188-206, diakses 09 November 2018. https://doi.org/10.1017/S1740355316000279.

Hrynkow, Christopher William. “Greening God? Christian Ecotheology, Environmental Justice, and Socio-Ecological Flourishing,” Environmental Justice 10, no. 3 (Juni 2017): 81–87, diakses 09 November 2018, https://doi.org/10.1089/env.2017.0009.

Mamahit, Ferry Y. “Apa Hubungan Porong Dengan Yerusalah? Menggagas Suatu Ekoteologi Kristen”. Jurnal Veritas 8/1 (April 2007), 4.

Ituma, Ezichi A. “Christocentric ecotheology and climate change,” Open Journal of Philosophy, 1.A, 03 (Februari 2013): 126-130, diakses 09 November 2018, https://doi.org/10.4236/ojpp.2013.31A021.

Setio, Robert. “Dari Paradigma ‘Memanfaatkan’ Ke ‘Merangkul’ Alam,” Gema Teologi 37, no. 2 (Oktober 2013):163-174,

http://journal-theo.ukdw.ac.id/index.php/gema/article/view.

Suwastini, Ni Komang Arie. “Perkembangan Feminisme Barat Dari Abad Kedelapan Belas Hingga Postfeminisme: Sebuah Tinjauan Teoretis,” Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora 2, no. 1 (April 2013): 198-208, diakses 09 November 2018. https://doi.org/10.23887/jish-undiksha.v2i1.1408.

Internet:

https://www.kompasiana.com/arilpratama/552e5bab6ea83406538b4573/alur-logika-rene-descartes




DOI: https://doi.org/10.34081/fidei.v2i1.40

Article Metrics

Abstract view : 244 times
PDF - 148 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 FIDEI: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika has been registered on:

Printed ISSN        : 2621-8151

Online ISSN         : 2621-8135

Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika © Published by Sekolah Tinggi Teologi Tawangmangu. All Rights Reserved.