Sikap Gereja Menghadapi Kekerasan Terhadap Perempuan Upaya Mereduksi Pelanggaran HAM

Dwi Ratna Kusumaningdyah, Arif Wicaksono

Abstract


Kekerasan terhadap perempuan telah menjadi bagian dari sejarah manusia. Akibatnya terjadi tindakan diskriminatif terhadap perempuan dan hal ini menempatkan perempuan dalam posisi subordinasi jika diperhadapkan dengan kedudukan seorang laki-laki dalam struktur kemasyarakatan. Menghadapi situasi seperti ini, acap kali gereja tidak mengungkapkan suara keadilan untuk menyejajarkan posisi perempuan dengan laki-laki. Jika diskursus ini dilihat dalam kerangka hak azasi manusia, maka hal ini dapat dipandang sebagai bentuk pelanggaran hak azasi manusia karena kedudukan perempuan telah didegradasi dari hakikatnya yang sejajar dengan laki-laki. Artikel ini hendak menyoroti tentang kekerasan yang dialami oleh perempuan sebagai bentuk pelanggaran hak azasi manusia. Dengan menggunakan metode fenomenologi yang dilengkapi dengan analisis dan interpretasi tekstual terhadap beberapa bagian Alkitab, dihasilkan sebuah rekomendasi bagi gereja untuk bertindak dalam menyuarakan keadilan bagi perempuan. Gereja harus menjadi pendamping dan sekaligus menjadi agen perubahan terhadap tindakan kekerasan bagi perempuan, yang merupakan bagian langsung dari pelanggaran hak azasi manusia.


Keywords


Kekerasan; Hak Azasi Manusia; Perempuan; Gereja

Full Text:

PDF

References


Adeney-Risakotha, Bernard T. “Reformasi Gereja Dan HAM Orientasi Baru.” In Orientasi Baru, Hak Asasi Manusia: Tantangan Bagi Agama. Yogjakarta: Kanisius, 1998.

Alford, C. Fred. “Niebuhr, Evil, and the Holocaust.” Open Journal of Political Science 04, no. 01 (2014).

Anggito, Albi, and Johan Setiawan. Metodologi Penelitian Kualitatif. Sukabumi: CV Jejak, 2018.

B., Peter, P. Van Dijk, and A.B. Nasution. Instrumen Internasional Pokok Hak-Hak Asasi Manusia. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 1997.

Bonhoeffer, Dietrich. Discipleship. Discipleship, 2003.

Brown, R. McAfee. Religion and Violence. 2nd ed. Philadelphia: The Westminster Press, 1987.

Carmody, Denise L. “Kekristenan Zaman Bapa-Bapa Gereja Dan Abad Pertengahan.” In Perubahan Peran Pria Dan Wanita Dalam Gereja Dan Masyarakat, edited by Anne Hommes. Yogyakarta - Jakarta: Kanisius - BPK Gunung Mulia, 1997.

Colonna, Sarah E., and Dara Nix-Stevenson. “Radical Love: Love All, Serve All.” International Journal of Critical Pedagogy 6, no. 1 (2015).

Fortune, Marie M. “Violence against Women: The Way Things Are Is Not the Way They Have to Be.” In Sexuality and the Sacred: Sources for Theological Reflection, edited by J.B.Nelson and S.P.Longfellow, 326–334. Westminster: John Knox Press, 1994.

Gassmann, G. Documentary History of Faith and Order, 1963-1993. Geneva: WCC Publications, 1993.

Hauerwas, Stanley, and William H. Willimon. Resident Aliens. Nashville: Abingdon Press, 1989.

Herkutanto. “Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Sistem Hukum Pidana, Pendekatan Dari Sudut Pandang Kedokteran.” In Penghapusan Diskriminasi Terhadap Wanita, edited by Tapi Omas Ihromi, Sulistyowati Irianto, and A.Sudiarti Luluhima. Bandung: Alumni, 2000.

Isherwood, Lisa, and Dorothea McEwan. An A to Z of Feminist Theology. Sheffield: Academic Press, 1996.

Israpil, Israpil. “Budaya Patriarki Dan Kekerasan Terhadap Perempuan (Sejarah Dan Perkembangannya).” Pusaka 5, no. 2 (2017).

Katjasungkana, Nursyahbani. “Hukum Dan Perempuan Indonesia.” In Penghapusan Diskriminasi Terhadap Wanita, edited by Tapi Omas Ihromi, Sulistyowati Irianto, and A.S.Luluhima. Bandung: Alumni, 2000.

Katoppo, Mariane. “Gereja Sebagai Wadah Memperjuangkan Persamaan HAM.” In Gerakan Oikumene: Tegar Mekar Di Bumi Pancasila, Buku Peringatan 40 Tahun PGI, edited by J.M. Pattiasina and W. Sairin. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1993.

Komnas Perempuan. “Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan.” Komnas Perempuan Tahun 2020.

Lumintang, Merlin Brenda Angeline. “Suara Sang Subaltern: Sebuah Narasi Autobiografi Perempuan Tanpa Nama Dalam Hakim-Hakim 19.” DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 5, no. 2 (2021).

Mennonite-Church. A Working Document for Study and Dialogue, Human Sexuality in The Christian Life Responses from the Mennonite Church and The General Conference Mennonite Church (1990).

Muhajarah, Kurnia. “Kekerasan Terhadap Perempuan Dalam Rumah Tangga.” Sawwa 11, no. 2 (2016).

Mukansengimana-Nyirimana, Rose, and Jonathan A. Draper. “The Peacemaking Role of the Samaritan Woman in John 4:1-42: A Mirror and Challenge to Rwandan Women.” Neotestamentica 46, no. 2 (2012).

N., Toeti Heraty. “Etika Sosial Dalam Perspektif Jender.” In Etika Politik Dalam Konteks Indonesia, edited by Eddy Kristiyanto. Yogyakarta: Kanisius, 2001.

Panjaitan, Firman. “Ekualitas Antara Laki-Laki Dan Perempuan: Upaya Mereduksi Kekerasan Secara Domestik.” Thronos: Jurnal Teologi Kristen 1, no. 2 (2020).

———. “Kekerasan Terhadap Istri Dalam Lingkup Domestik (Suatu Tinjauan Etis Kristiani Tentang Kekerasan Terhadap Keluarga).” Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika 1, no. 1 (2018).

PGI. Lima Dokumen Keesaan Gereja, Keputusan Sidang RayaXII PGI, Jayapura, 21-30 Oktober 1994. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1996.

Poerwandari, Kristi. “Kekerasan Terhadap Perempuan: Tinjauan Psikologi Feministik.” In Penghapusan Diskriminasi Trehadap Wanita, edited by Tapi Omas Ihromi, Sulistyowati Irianto, and A.Sudiarti Luluhima. Bandung: Alumni, 2000.

Silvya E. Wangga, Maria, and R. Bondan Agung Kardono. “Alternatif Penyelesaian Kekerasan Terhadap Perempuan.” ADIL: Jurnal Hukum 9, no. 2 (2019).

Sofiani, Triana. “Perlindungan Hukum Pekerja Perempuan Sektor Informal.” Muwazah 9, no. 2 (2017).

Sturm, Douglas, and Glen H. Stassen. Just Peacemaking: Transforming Initiatives for Justice and Peace. Journal of Law and Religion. Vol. 16. Westminster: John Knox Press, 2001.

Susilarti, Esti. “Di Balik Tirai Tabu.” In Rifka Annisa, edited by Esti Susilarti. Yogyakarta: SKH Kedaulatan Rakyat dan Rifka Annisa, 2000.

Sutrisno, Muji. “Beberapa Bingkai Wacana Hak Asasi Manusia Dan Visi Pemerdekaan Perempuan.” In Etika Politik Dalam Konteks Indonesia, edited by Eddy Kristiyanto. Yogjakarta: Kanisius, 2001.

Theocharous, Myrto. “Refugee Asylum: Deuteronomy’s ‘Disobedient’ Law.” Studies in Christian Ethics 30, no. 4 (2017).

Trible, Phyllis. Texts of Terror. Philadelphia: Fortress Press, 1984.

Walzer, Michael. Spheres of Justice, A Defense of Pluralism and Equality. USA: Basic Books, Inc., 1983.

WCC. “Echoes from the Harare Assembly.” The Ecumenical Review 51, no. 1 (1999).

Wibisono, W. “HAM Sebagai Isu Internasional: Memperhatikan Kasus Cina.” In Orientasi Baru, Hak Asasi Manusia: Tantangan Bagi Agama. Yogjakarta: Kanisius, 1998.

Yoder, John H. The Politics of Jesus, Vicit Agnus Noster. Grand Rapids, Michigan: William B. Eerdmans Publishing Company, 1972.




DOI: https://doi.org/10.34081/fidei.v4i1.225

Article Metrics

Abstract view : 143 times
PDF - 104 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika has been registered on:

Printed ISSN  : 2621-8151

Online ISSN    : 2621-8135

Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika © Published by Sekolah Tinggi Teologi Tawangmangu. All Rights Reserved.