Israel dan Konflik Sosial: Kajian Sosio-Historis Terhadap 1 Raja-Raja 12:1-19

Osian Orjumi Moru

Abstract


Konflik sosial merupakan hal yang wajar dalam suatu proses sosial. Konflik sosial merupakan ciri khas yang menunjukan bahwa suatu masyarakat sedang mengalami proses perubahan secara dinamis. Konflik sosial yang ditata secara baik akan menghasilkan dampak yang baik, sebaliknya jika tidak maka konflik akan berakhir dengan kekerasan dan perpecahan. Hal inilah yang ditunjukan dalam kisah konflik yang tercatat dalam 1 Raja-raja 12:1-19. Kisah tersebut merupakan gambaran utuh dari peristiwa konflik yang tidak tertata dengan baik. Akibatnya, terjadilah kekerasan dan revolusi sosial yang berdampak luas bagi seluruh masyarakat Israel. Berdasarkan konsep dasar tersebut, maka tulisan ini bertujuan untuk memberikan penjelasan yang komprehensif tentang sebab, bentuk dan akibat dari peristiwa konflik dalam kisah 1 Raja-raja 12:1-19. Tulisan ini juga bertujuan untuk menjelasan tentang relevansi kekinian yang dapat dipelajari dari kisah konflik sosial dalam 1 Raja-raja 12: 1-19. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan sosio-historis melalui studi kepustakaan untuk menghasilkan suatu kesimpulan penelitian terhadap kisah 1 Raja-raja 12:1-19. Hasil penelitian terhadap topik “Israel dan konflik sosial” menunjukan bahwa tindakan penindasan, ekploitasi dan diskriminasi diduga telah menjadi faktor utama penyebab terjadinya konflik sosial dan perpecahan masyarakat Israel.


Keywords


israel; konflik sosial; perpecahan

Full Text:

PDF

References


Coote, Robert B.; Mary P. Coote. Kuasa, Politik Dan Proses Pembuatan Alkitab. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2001.

Coote, Robert B. In Defense of Revolution: The Elohist History. Minneapolis: Fortress Press, 1991.

Dahrendorf, Ralf. Class and Class Conflict in Industrial Society. Stanford Calif: Stanford University Press, 1959.

Dase, Admadi B. “Kontribusi Hermeneutis 1 Raja-Raja 21 Terhadap Konflik Agraria Di Indonesia.” BIA’: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Kontekstual 2, no. 1 (2019): 40–54.

Giawa, Nasokhili. “Kepemimpinan Nehemia Dan Relevansinya Dalam Pengelolaan Perguruan Tinggi Keagamaan Kristen Di Indonesia.” Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) 1, no. 2 (2019): 149–160.

Gossweiler, Christian. “Kepemimpinan Karismatik Dan Kepemimpinan Yang Melembaga Pada Masa Perjanjian Lama Dan Dewasa Ini.” Jurnal Abdiel 3, no. 2 (2019): 25–32.

Gottwald, Norman K. The Hebrew Bible: A Socio-Literary Introduction. Philadelphia: Fortress Press, 1987.

———. The Politics of Ancient Israel. Louisville-Kentucky: Westminster John Press, 2001.

Harsono, Nitis. “Tugas Manusia Dalam Dunia Milik Tuhan.” FIDEI: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika 3, no. 1 (2020): 110–125.

Irwandi, Endar R. Chotim. “Analisis Konflik Antara Masyarakat, Pemerintah Dan Swasta.” JISPO 7, no. 2 (2017): 24–42.

Johnson, Doyle Paul. Teori Sosiologi: Klasik Dan Modern 2. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 1990.

Koenig, Samuel. Mand and Society, the Basic Teaching of Sociology. New York: Barners & Noble Inc, 1957.

Lauer, Roberth H. Perspektif Tentang Perubahan Sosial. Jakarta: PT Rineka Cipta, 2001.

Lauterboom, Marisa. “Pelacur Suci.” Jurnal Bina Darma XXV, no. 27 (2007): 209–226.

Mustamin. “Studi Konflik Sosial Di Desa Bugis Dan Parangina Kecamatan Sape Kabupaten Bima Tahun 2014.” Jurnal Ilmiah Mandala Education 2, no. 2 (2016): 185–205.

Panjaitan, Firman. “Kekerasan Terhadap Istri Dalam Lingkup Domestik (Suatu Tinjauan Etis Kristiani Tentang Kekerasan Terhadap Keluarga).” Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika 1, no. 1 (2018): 42–67.

Pruitt, Dean G.; Jeffrey Z. Rubin. Teori Konflik Sosial. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2009.

Sarungallo, Rahel R. dan Riana U .Sihombing. “Tinjauan Teologis Integritas Elia Berdasarkan 1 Raja-Raja 17: 1 - 19: 21.” Kerusso 4, no. 1 (2019): 26–33.

Siahaan, Harls Evan Rianto. “Hikmat Sebagai Implikasi Pendidikan Kristen: Refleksi 1 Raja-Raja 3: 1-15.” DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani 1, no. 1 (2016): 15–30.

Sukardi. “Penanganan Konflik Sosial Dengan Pendekatan Keadilan Restoratif.” Jurnal Hukum & Pembangunan 46, no. 1 (2016): 70–89.

Syas, Mulharnetti. “Konstruksi Realitas Pemberitaan Tentang Konflik Indonesia-Malaysia Di Surat Kabar Media Indonesia.” Jurnal Ilmu Komunikasi 13, no. 2 (2015): 124–134.

Takaendengan, Agnes M. “Analisis Sosio-Historis Terhadap Narasi Kebangsaan Tradisi Yahwisme Menurut Nasionalisme Modern.” Jurnal Hibualamo 2, no. 1 (2018): 45–57.

Wirawan. Konflik Dan Manajemen Konflik: Teori, Aplikasi, Dan Penelitian. Jakarta: Salemba Humanika, 2010.




DOI: https://doi.org/10.34081/fidei.v4i1.198

Article Metrics

Abstract view : 138 times
PDF - 96 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika has been registered on:

Printed ISSN  : 2621-8151

Online ISSN    : 2621-8135

Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika © Published by Sekolah Tinggi Teologi Tawangmangu. All Rights Reserved.